Setiap orang yang merawat ayam petarung terkadang berkeinginan besar, baik membuat ayamnya sehat maupun mendapatkan regenerasi yang lebih dari indukan. Sehingga biasanya ayam yang dirawat sering dikembang biakkan secara silang, perawat yang paham betul dengan siklus pembibitan ayam petarung mampu melakukan regenerasi dengan benar ! mulai dari indukan bertelur sampai melakukan penetasan. Beberapa siklus pembibitan seorang perawat mampu membiakkan calon ayam petarung yang pantastis, terutama jika salah satu dari indukan mempunyai tradisi yang bagus ketika bertarung diatas arena. Salah satu tradisi memperoleh generasi mempuni ketika indukan betinanya yang punya tradisi bagus, karena dalam mencetak turunan 60 % dari betina dibanding pejantang.
Banyak perawat ayam terkadang berharap banyak dari turunan ayamnya akan melahirkan generasi baik diarena namun sering terkendala dengan tatacara pembiakan sehingga sering faktor ini jadi kendala sehingga regenerasi pun bermasalah, beberapa trik dalam siklus perkembang biakan ayam petarung antara lain :
* perkawinan ayam mesti kita memilih betina dengan pejantang yang punya tradisi bagus.
* Telur yang dihasilkan sebisa mungkin cukup 5 biji, karena telur terakhir atau kedua dari terakhir biasanya pembuahan telur kurang maksimal.
* Bibit ayam yang baru menetas sebisa mungkin jangan dipisah dengan induknya, sdangkan mengenai pola makannya pecahan kulit telur cukup baik jika dikonsumsi anak ayam baru menetas sebagai awal sumber kalsium dalam tubuh anak ayam.
* Menunggu sampai penetasan sempurna baru anak ayam dipisah dari indukan, serta mulai dikasi asupan protein dan tambahan fosfor, kalsium, dan sumber vitamin.
* Ketika memasuki umur 3 - 4 minggu, agar dilakukan penyortiran antara bibit yang menonjol jiwa bertarungnya.
* Anak ayam yang kelihatan kepalanya besar berbentul buah pinang bisa diantara saudara tetasannya.
Beberapa trik regenerasi diatas cukup membantu dalam memperoleh bibit ayam petarung yang handal, naluri bertarung ayam bangkok terkadang relatip tergantung kebugarannya, namun dalam hal pola bertarunnya secara alami akan lahir dan turunan dari indukan.
Namun 40 % terkadang pola bertarung ayam harus melalui proses polesan tangan perawatnya, ayam yang polanya terbawa dari lahir cukup muda dalam membentuk pola bertarungnya diatas arena. Serta pola yang terbentuk secara alamiah dan dipadukan dengan karakter perawatan yang benar nampak mempunyai nilai lebih ketika diatas arena.
Cara mensortir bibit ayam , yang kelak dijadikan ayam petarung diatas arena, sebaiknya dari umur 2 bulan kita bisa memilih yang betul - betul nampak secara alami. Diantara sekumpulan anak ayam yang tergolong satu indukan biadanya kita fokus dari yang paling menonjol diantara teman - temannya.
* Menunggu sampai penetasan sempurna baru anak ayam dipisah dari indukan, serta mulai dikasi asupan protein dan tambahan fosfor, kalsium, dan sumber vitamin.
* Ketika memasuki umur 3 - 4 minggu, agar dilakukan penyortiran antara bibit yang menonjol jiwa bertarungnya.
* Anak ayam yang kelihatan kepalanya besar berbentul buah pinang bisa diantara saudara tetasannya.
Beberapa trik regenerasi diatas cukup membantu dalam memperoleh bibit ayam petarung yang handal, naluri bertarung ayam bangkok terkadang relatip tergantung kebugarannya, namun dalam hal pola bertarunnya secara alami akan lahir dan turunan dari indukan.
Namun 40 % terkadang pola bertarung ayam harus melalui proses polesan tangan perawatnya, ayam yang polanya terbawa dari lahir cukup muda dalam membentuk pola bertarungnya diatas arena. Serta pola yang terbentuk secara alamiah dan dipadukan dengan karakter perawatan yang benar nampak mempunyai nilai lebih ketika diatas arena.
Cara mensortir bibit ayam , yang kelak dijadikan ayam petarung diatas arena, sebaiknya dari umur 2 bulan kita bisa memilih yang betul - betul nampak secara alami. Diantara sekumpulan anak ayam yang tergolong satu indukan biadanya kita fokus dari yang paling menonjol diantara teman - temannya.


