Minggu, 10 April 2016

Merawat ayam habis bertarung

    Seekor ayam petarung harus selalu mendapat perawatan intensio baik sebelum naik gelanggang maupun setelah turun dari arena, khususnya diberikan perawatan bagi ayam yang sesudah bertarung digelanggan. Karena setiap ayam selesai bertarung banyak hal yang mungkin dialami baik luka organ tubunya bagian luar maupun organ bagian dalam, disini kita mesti fokus pemberian perawatan luka dalam!! Karena kalau kesebuhan luka luar mungkin banyak obat alternatip yang cocok, tapi mengenai luka dalam pemberian pengobatan harus tepat sasaran.
     Banyak hal kemungkinan ayam petarung dapat luka dalam, salah satunya ketika diatas arena mendapatkan perlawanan dari ayam yang nalurinya menyerang, sehingga dengan pukulan yang bertubi - tubi memaksanya menerima luka luar dan dalam. Kalaupun mungkin organ tubuh bagian luar cepat kelihatan namun luka dalam terkadang berminggu - minggu baru terdeteksi, biasanya ayam tersebut memperlihatkan tanda - tanda muka pucat dan malas makan serta selalu berdiam diri. Cepat atau lambat ayam tersebut akan sakit karena kondisi fisik menurun.

TEH  TA WAN. dan YUNAN PAIYAOPAIYAO

      Untuk memberikan perawatan pada ayam petarung yang habis berlaga diarena adalah Teh ta wan, bentuk obat ini bulat mirip jamur kancing yang terbalut dengan lapisan karet, pada saat penggunaan jamur ini dibelah 4 bagian dan cara memberinya keayam sepotong satu hari selama 4 x minum.
TEH TA wAN, cukup afektif perawatan ayam yang habis berlaga digelanggang. Kerja Teh Ta Wan dalam tubuh ayam petarung yang habis berlaga diarena yaitu mnyusun kembali kerusakan organ dalam yanf rusak karena pantulan pukulan dari luar, tanda - tanda ayam yang mengalami luka dalam selalu kelihatan lemas pucat.
Sedangkan YUNAN PAIYAO, disamping cara kerjanya mirip denga Teh Ta Wan namun disisi lain Yunan Paiyao dapat memberikan pengobatan tambahan yaitu dapat memberikan perawatan pada keretakan tulang di ayam.
      Disamping pengaruh pukulan ke ayam, pengaruh multivitamin juga yang terkadang merusak organ dalam ayam, pemakaian multivitamin yang salah sasaran serta salah dalam waktu pemakaian cukup memaksa organ dalam ayam petarung aktif. Ketuka kita ingin menghindari kerusakan karena pengaruh obat, sebisa mungkin setelah memberi multivitamin keayam apun jenisnya diusahakan ayam tersebut aktif bergerak agar jeringat keluar dan obat yang ada didalam terbakar dilambung ayam.
Teh Ta Wan dan Yunan Paiyao, obat ini cukup ampuh dalam pemberian keayam turun dari arena gelanggan, disamping itupulah kita tetap merawat ayam dengan memberinya vitamin B - Com, untuk kebugaran dan mengembalikan kekondisi senula. Waktu perawatan bagi ayam habis berlaga, idealnya 2 bulan perawatan baru bisa dinaikkan kearena tarung.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar