Minggu, 20 Maret 2016

Sistem perawatan ayam petarung

Dalam merawat ayam terkadang kita menemui titik masalah apalagi ayam yang kita rawat termasuk ayam yang belum punya pola main sama sekali, dalam perawatan kita menempatkan bahwa posisi ayam adalah unggas yang kita rawat, dan mengenai pola peraeatannya tetaplah kita mengedepankan kesehatan ayam dan kebugaran staminanya karena kapan ayam petarung fisiknya kurang fit atau kebugaran tubuhnya menurun maka kekebalan tubuhnya pun turut menurun.
Ayam dewasa
Ayam  yang masuk umur 7 atau 8 bulan sudah bisa ditraining awal dengan ayam yang seukurangnya atau seumurnya,  dua hal ini sangat penting kita jadikan sebagai pola dasar dalam pencarian nyali ayam yang secara naluri ayam yang kita training akan melakukan perlawanan, karena sifat dasar yang alami dari ayam petarung akan muncul secara perlahan, dan disitulah kita mulai mengamati kekurangannya mulai dari pola penyerangan, serta kemampuan bertahan ketika diserang, bahkan ketahanan fisik yang sampai 45 menit. Setelah selesai kita training ayam dibasuh air kesemua permukaan kulit, sambil mengurut badannya agar kondisi bulu kembali tersusun rapi, berikutnya memberikan minuman jamu atau multivitamin agar kebugaran tubuhnya kembali seperti semula. Selama seminggu kita melakukan perawatan intensiv mulai dari pembentukan fisik maupun kebugaran sambilsesekali memberinya vitamin B - Com, serta makanan beras merah agar sel - sel otot ayam normal, pemberian jumlah makanan jangan pulah terlalu berlebihan kalau perlu jumlah makanan sesuai porsinya dengan berat ayam agar terbentuk  bbadan yang ideal.
Ayam petarung
Apabila menginginkan postur ayam ayam benar - benar udeal kita sesekali memberi multivitamin V- 22 atau minimal 9 V selama dalam perawatan khusus, sedangkan kalau pola pukulan kaki memantul kita bisa memberinya OSTEVITA ini memungkinkan agar pukulan laki yang menjadi serangan utama seekor ayam petarung itu cukup rapat kelawan.
Untuk merawat ayam petarung sebelum difisik atau ditrening kita harus mengamati satu - satu kesiapan organ tubuh ayam ini memberi gambatan agar kondisi ayam benar - benar fit 100 %, kondisi ayam yang siap memberi pola serangan yang maksimal serta pola pertahanannya jauh lebih siap. Dan tips terakhir yang kita lakukan adalah setelah ayam turun arena training perawatannya tetap kita basu pakai air biasa sanbil sesekali mengurut permukaan kulit lalu dikeringkan agar jamur tidaj tumbuh ditempat yang lembab, serta memberinya tetawan untuk pencegahan organ dalam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar